Sisi Positif Corona
Oleh: Siti Ropiah

“Corona. Ada sisi positifnya. Mungkin ini yang menjadi pertanyaan ketika membaca judul di atas.

Corona merupakan virus mematikan. Karenanya berdampak negatif bagi kehidupan manusia. Namun sebenarnya tidak demikian. Sebab Allah ciptakan sesuatu, tidak akan pernah sia-sia. Sebagaimana firman Allah dalam QS Ali Imran:191
…ربما ما خلقت هذا باطلا
“… ya Tuhan kami, tiadalah yang Engkau ciptakan ini sia-sia…”

Demikian pula dengan Corona yang merupakan ciptaan Allah, tentu miliki sisi manfaat.

Berdasarkan pengamatan tipis-tipis yang aku lakukan, sisi positif Corona sebagai berikut:
Pertama, memberi peluang untuk mendekatkan diri pada Sang Maha Pencipta. Sangat mungkin hal ini lalai dilakukan. Karenanya musibah ini diberikan untuk mengembalikan kesadaran bahwa Allah jangan dilupakan. Akhirnya banyak yang bisa dilakukan untuk itu, seperti perbanyak doa, dzikir, istigfar dan shalat.

Kedua, sikap berbagi. Kondisi seperti sekarang ini memunculkan empati dalam diri manakala melihat kesusahan yang terjadi pada orang lain. Hal ini munculkan rasa ingin berbagi pada yang membutuhkan, sekaligus memunculkan rasa syukur dalam diri, karena tidak dalam kondisi sulit seperti yang terjadi pada sebagian orang. Rasa kemanusiaan ini muncul begitu saja ketika melihat musibah yang terjadi. Hal itu belum tentu bisa dilakukan manakala kondisi dalam keadaan normal

Ketika, pererat silaturahmi dalam keluarga. Dengan musibah Corona ini mampu membuat keluarga makin dekat. Karena selama ini, dengan kesibukan yang tak dapat dihindari, waktu dengan keluarga pun seringkali terabaikan. Hal itu tentu tidak dengan maksud mengabaikan, namun karena kondisi yang mengharuskan demikian.

Ketiga, dapat ikuti tantangan menulis. Ketika “berdiam di rumah” memberikan peluar bagi para anggota KPPBR untuk mengisi waktu luang (walau dengan WFH) dengan mengikuti tantangan menulis selama 14 hari. Bahkan beberapa anggota makin mesra jalinan kasihnya. Sebab sebelumnya kasih belum terjalin, karena belum terpantik menulis. Ketika tantangan diadakan, Alhamdulillahi silaturahmi makin kuat terjalin. Semoga kondisi ini tetap terjaga, bahkan bertambah kuat dengan jalinan kasih di antara anggota lainnya.

Keempat, bisa bersih-bersih rumah. Ketika kondisi normal, membersihkan rumah sekadarnya saja. Ketika musibah Corona datang, membersihkan rumah dapat dilakukan lebih intens lagi, bahkan anggota keluarga dapat menikmati masakan yang sangat dirindukan dari sang bunda.

Semoga sisi positif yang dapat mempengaruhi pemikiran, hingga tetap dapat lakukan yang terbaik

Sejatinya Selalu Ada Rahman Allah dalam Setiap yang Terjadi

Salam Perindu Literasi
#Tantangan menulis KPPBR
# Tantangan menulis ke-14

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here